LOT 2018, Siapkan Bekal Regenerasi HMTL

Leaders on Training (LOT) kembali digelar selama 3 hari berturut-turut , sejak (9/11). Pelatihan kepemimpian yang cukup bergengsi di kalangan KM ITS ini digelar oleh Divisi PSDM HMTL ITS dan bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pertahanan Udara Nasional.

Pada dasarnya, LOT 2018 diadakan untuk membekali anggota himpunan yang bersedia sebagai bekal menghadapi regenerasi kepengurusan HMTL periode selanjutnya. Antusiasme peserta, khususnya angkatan 2016, terlihat sangat baik. Tercatat sebanyak 34 orang peserta yang mendaftar pelatihan yang diadakan setahun sekali ini.

Tema yang diusung dalam LOT kali ini adalah “New Chapter Starts Here”. New Chapter merujuk mengenai regenerasi yang akan terjadi di HMTL dan persiapan mereka memegang tongkat estafet selanjutnya.
“Tujuan diadakannya LOT ini untuk membekali mahasiswa khususnya L-34 yang akan berkontribusi sebagai penerus ormawa (Organisasi Mahasiswa, red), khususnya HMTL,” ungkap Laudza Adi, Ketua Pelaksana.

Materi dalam LOT ini terbagi menjadi dua, diantaranya mengenai ilmu mengonsep dan implementasi dalam ormawa. Materi mengenai konsepan dimulai dari mencari masalah yang biasanya hadir dalam kehidupan organisasi hingga manajemen sumber daya manusia. Sedangkan materi implementasi dimulai dari manajemen massa dan konflik.

“Sesuai dengan temanya, ‘New Chapter Starts Here’, saya berharap peserta dapat memulai chapter baru didalam hidup mereka sebagai pemegang tongkat estafet himpunan. Saya juga berharap agar mereka dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapatkan di LOT dengan baik ke dalam HMTL supaya semakin baik kedepannya,” kata mahasiswa semester tujuh ini. (lia/yy)

Kembali Hadir, HOLE TL 2018 ditujukan ke KM ITS

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan kembali mengadakan pelatihan untuk kesekian kalinya. Diadakan selama 2 hari, sejak (27/10), pelatihan House Of Leadership (HOLE) kali ini berbeda dengan sebelumnya. Tahun ini, HOLE TL lebih difokuskan untuk kader HMTL yang ingin berkontribusi ke Keluarga Mahasiswa (KM) ITS.

Fahrudin, panitia HOLE, menuturkan, bahwa pelatihan dianggap penting karena bertujuan mengembangkan keahlian mahasiswa untuk mencapai tujuan organisasi. “Selain itu pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih efektif dengan pengembangan sikap dan manajemen kepemimpinan”, lanjutnya.

Maka dari itu, HMTL kali ini mengadakan kegiatan HOLE yang bertujuan untuk sarana pembelajaran dalam pemecahan masalah secara kreatif dan sistematis.

Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, HOLE kali ini diikuti oleh 12 peserta yang terdiri dari mahasiswa 2016 dan 2017. Dimana terlihat dari konsep kegiatannya yang lebih terfokus mempersiapkan kader HMTL untuk keluar ke KM ITS. “Sementara HOLE sebelumnya hanya sekedar memberi wawasan tentang KM ITS saja,” ujat mahasiswa yang akrab disapa Rudi ini.

Kegiatan HOLE 2018 ini terdiri dari 4 (empat) materi yang berhungan, diantaranya materi wawasan KM ITS, kemudian penarikan Akar Masalah, selanjutnya mencaru solusi dan implemantasi, dan yang terakhir evaluasi perencanaan dan pelaksanaan.

“Pelatihan kal ini lebih santai tapi tetap memperhatikan tujuan pelatihan, kami memberi tantangan di pra acara untuk mencari data sebanyak-banyaknya ke KM ITS, kemudian pada hari-H diajarkan bagaimana mengolah data yang didapat. Dan diakhiri dengan presentasi peserta tentang apa yang mereka kerjakan ke elemen terkait seperti BEM ITS, BEM F, DPM, dan MUBES. “ ujar mahasiswa asal Riau ini.

Rudi berharap, setelah mahasiswa mendapat materi di HOLE, mereka akan lebih mengerti secara mendalam tentang lembaga di KM ITS (eksekutif, yudikatif, legislatif) termasuk permasalahan yang sedang dihadapi. “Kemudian dapat menarik kesimpulan permasalahan sampai ke akar masalahnya dan mencari solusi dan implementasi yanh dilanjutkan dengan evaluasi, perencanaan, dan pelaksanaan dari solusi yang telah di implementasikan,” pungkasnya. (ajg/yy)

Bermalam Rabu Bersama Anggota Himpunan

Teras Ruang Baca Teknik Lingkungan sore itu (18/9) tampak ramai dengan adanya peralatan sound system dan gelaran banner bekas di lantainya. Rupanya acara Serba TL akan dilaksanakan di lokasi tersebut. Beberapa saat setelah sholat maghrib dilaksanakan, para anggota himpunan mulai berkumpul dan memenuhi teras RBC TL. Mereka tampak antusias karena acara ini sepertinya merupakan salah satu acara favorit di HMTL.

“Tujuannya sebenarnya sangat sederhana yaitu untuk mempererat kekeluargaan antar anggota himpunan. Terlebih juga bisa jadi sarana refreshing ditengah-tengah kesibukan perkuliahan.” jelas Loly, selaku Ketua Divisi Seni dan Olahraga yang bertanggungjawab atas berjalannya acara tersebut.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang datang dari angkatan 2017. Pembukaan dilangsungkan secara meriah karena celotehan dan tingkah laku MC yang jenaka membuat suasana acara tersebut semakin malam semakin panas. Setelah pembukaan yang singkat, acara dilanjutkan dengan Games Angkatan. Games ini diadakan untuk mengukur kekompakan setiap angkatan dan belajar untuk berkompetisi secara adil dan menyenangkan.

Games yang pertama adalah sambung lagu. Games ini mengharuskan para peserta untuk melanjutkan kata paling terakhir yang berada di sebuah lirik lagu. Kata tersebut menjadi kata kunci untuk mencari lirik lagu lain dengan kata yang sama. Games ini mengundang gelak tawa tatkala para peserta tampak kebingungan untuk melanjutkan lagu. Games selanjutnya adalah tebak judul lagu lewat peragaan. Peserta diharapkan memvisualisasikan sebuah judul lagu lewat gerakan tubuh, sehingga nantinya angkatan mereka dapat menjawab dengan tepat.

Setelah permainan yang panjang dan seru, acara dilanjutkan dengan games memasak oleh mahasiswa TL dengan menu utamanya adalah nasi. Peserta diharapkan memasak menu utama dengan sebaik mungkin.

Acara ditutup dengan penilaian masakan oleh dosen TL, Pak Welly. Games terakhir ini, angkatan 2015 keluar sebagai pemenangnya.

“Seru, menarik, dan permainan-permainannya inovatif. Didukung dengan antusiasme semua angkatan menambah keseruan di malam itu, yang membuat makin cinta antar angkatan. Semoga serba TL terus ada dan lebih sering di adakan.” menurut Bagas, komandan tingkat angkatan 2015. (lia)

Menanam pohon di luar kawasan hutan: Dapatkah menjawab isu perubahan iklim?

Ditulis oleh: Sukma Laksita Rahma

Perubahan iklim menjadi salah satu masalah lingkungan yang dampaknya tidak dapat dihindari oleh manusia. Namun isu perubahan iklim ini, baik dalam hal faktor penyebab, dampak dan upaya mitigasinya masih dan terus menjadi perdebatan di dunia. Continue reading Menanam pohon di luar kawasan hutan: Dapatkah menjawab isu perubahan iklim?

HMTL RESPONSIF 2017/2018